Phillip Securities Indonesia Breaking News
Visit Website
VISIT US
About Us
FREE TRIAL
Services
PRODUCTS
Contact Us
CONTACT US
 
Logo Logo
Learn More

KAMUS BISNIS 1

Mengenal peringkat Moodys, S&P, Fitch

Indonesia mendapatkan dua investment grade! Apa sih sebenarnya investment grade dan manfaatnya?

Investment grade merupakan peringkat yang masuk kategori layak investasi. Peringkat disematkan oleh lembaga pemeringkat internasional. Fungsi utama mereka adalah menilai keuangan penerbit obligasi sehingga menuntut transparansi dari emiten obligasi.

Semakin bagus peringkat kreditnya menunjukkan semakin kecilnya risiko gagal bayar emiten obligasi. Kecilnya risiko akan berimbas pada bunga atau kupon yang dibayarkan emiten kepada investor obligasinya, semakin tinggi peringkat maka semakin kecil kupon yang harus dibayarkan.

Lembaga pemeringkat itu didirikan untuk menilai kelayakan utang dari penerbit obligasi, baik perusahaan ataupun pemerintah. Lembaga pemeringkat juga memiliki kelas tersendiri karena secara global, ada yang diakui sebagai lembaga pemeringkat internasional terbesar.

Siapa saja ketiganya? Mereka adalah Standard & Poor’s (S&P), Moody’s Investor Service, dan Fitch Ratings.


Peringkat utang Moody’s, S&P, Fitch
Investment grade
Aaa AAA Maximum safety
Aa1 AA+ Very high credit quality
Aa2 AA
a3 AA-
A1 A+ High credit quality
A2 A
A3 A-
Baa1 BBB+ Good credit quality
Baa2 BBB
Baa3 BBB-
Non Investment Grade - Low Creditworthiness
Ba1 BB+ Lower grade, speculative
Ba2 BB
Ba3 BB-
B1 B+ Highly speculative
B2 B
B3 B-
B1 B+ Highly speculative
B2 B
B3 B-
Substantial Risk or In Default
Caa CCC Vulnerable to non payment
Ca SD Selective default
- D Default
Sumber: Kompilasi data

 

Sumber: (http://www.bisnis.com/)

 

KAMUS BISNIS 2

Ini Pengertian Modal Kerja Bersih Disesuaikan

(MKBD)

Modal kerja bersih disesuaikan (MKBD) sering dibicarakan investor, sekuritas, dan otoritas, tentunya karena adanya peraturan yang akan berlaku pada tahun ini. Apa sebenarnya MKBD itu?

Berikut uraiannya:

Berdasarkan peraturan Bapepam-LK No.V.D.5 tentang Pemeliharaan dan Pelaporan Modal Kerja Bersih Disesuaikan, MKBD adalah jumlah aset lancar perusahaan efek (sekuritas anggora bursa/AB) dikurangi seluruh liabilitas (kewajiban) dan ranking liabilities (kewajiban terperingkat), ditambah dengan utang subordinasi, serta dilakukan penyesuaian-penyesuaian lain.

Dalam peraturan itu, ranking liabilities didefinisikan sebagai sejumlah kewajiban kontinjen dan kewajiban off balance sheet (di luar laporan keuangan) yang akan ditambahkan pada liabilitas sebagai faktor risiko dalam penghitungan MKBD, yang nilainya ditetapkan berdasarkan perhitungan tertentu.Haircut dijelaskan sebagai faktor pengurang nilai pasar wajar efek sesuai dengan risikonya sebesar persentase tertentu dari nilai pasar wajar efek dimaksud.

Mengacu pada definisi itu, secara garis besar, MKBD merupakan modal minimal yang harus dimiliki perusahaan sebagai penghitungan kekuatan modal sekuritas AB berdasarkan aset dan modal perusahaan yang dikurangi komponen kewajibannya.

Bapepam-LK dan Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana menerapkan batasan MKBD yang baru mulai 1 Februari 2012.

MKBD sekuritas penjamin emisi (underwriter) dan perantara pedagang (broker) minimal sebesar Rp25 miliar atau 6,25% atau 1/16 dari kewajiban terperingkat perusahaan.


Di sisi lain, minimal MKBD perusahaan manajer investasi dibatasi sebesar Rp200 juta ditambang 0,1% dari dana kelolaan perusahaan.

Pengetatan terutama terjadi pada peningkatan sisi pengurang (haircut) dan ranking liabilities yang membuat modal perusahaan harus mengimbanginya.

Pemodal sekuritas dan manajemen perusahaan efek harus menyuntikkan tambahan modal berupa dana tunai atau aset bentuk lain untuk mengimbangi ranking liabilities-nya.

Peraturan baru yang diterbitkan pada akhir Oktober itu akan mulai berlaku awal Februari dan simulasi terhadap peraturan baru tersebut sudah berlangsung sejak tengah tahun lalu.

Saat ini, Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) berencana meminta kelonggaran waktu lagi selama setahun terhadap implementasi penuh ketentuan MKBD sekuritas yang baru.

“Kalau 1 Februari silahkan [diterapkan], tetapi kami akan minta ada waktu transisi sekitar setahun,” ujar Kordinator Komite Ketua Umum APEI Lily Widjaja kepada pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 30 Desember 2011.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) Abipradi Riyanto juga berniat mengajukan usulan agar haircut bagi reksa dana di MI yang dikelola sendiri tidak sebesar reksa dana yang dijadikan investasi pihak lain.

Sumber: (http://www.bisnis.com/)

Visit us:


Berita Saham Indonesia

Bermain Saham, Siapa Takut?

Wikipedia Phillip Securities Indonesia

 

 
JOIN OUR WEBINAR SESSION!!
"Limit Your Losses and Let Your Profits Run
with Smart SAFE"


Be Sure to Join Us on:
Monday, July 29, 2013 at 3:00 PM
Click Here to Join!
** Now You'll get email notification,
right after Smart SAFE submits your order to IDX.

 
© Copyright 2013 Phillip Securities Indonesia. All Rights Reserved.
www.phillip.co.id | customercare@phillip.co.id | Tel: (+62-21) 57 900 900
FacebookTwitterYoutubeDribbleYoutube