Visit Website
VISIT US
About Us
FREE TRIAL
Services
PRODUCTS
Contact Us
CONTACT US
 
EDITION NO. 30
November 14, 2014
Logo Logo
Learn More
 

Phillip Reksadanaku

Penambahan Produk BNP Paribas dan

Batavia Prosperindo di Phillip Reksadanaku

“PENTINGNYA SEBUAH

PERENCANAAN KEUANGAN”

(Belajar Dari Kesalahan Orang Hebat)

“Everybody has a plan until they get punched in the face..”, Mike Tyson

Siapa yang tak kenal dengan Mike Tyson? Mungkin hampir sebagian besar dari pembaca di sini mengenal mantan Juara Dunia petinju kelas berat dunia termuda sepanjang sejarah. Dia meraih $30 juta (sekitar Rp 360 miliar) selama karirnya tersebut.

Tapi siapa yang mengetahui nasib Mike Tyson itu sekarang? Saya yakin justru hanya sebagian kecil pembaca disini yang mengetahui nasibnya saat ini. Kini, nasib si raja Knock Out itu justru sedang sempoyongan. “Tiga tahun lalu saya tak punya rumah. Saya butuh uang untuk menjaga agar serigala tak memasuki pintu,” tutur Tyson seperti dikutip dari The Sun, Senin 5 Maret 2012. Harian The New York Times melaporkan Tyson memiliki utang U$23 juta dolar atau Rp207 miliar. Tyson akhirnya mengumumkan dirinya bangkrut. Ia mendaftarkan pengakuan bangkrut itu pada 22 Desember 2003 di Pengadilan Kebangkrutan Amerika Serikat di Manhattan.
Beruntung, lanjutnya, seorang penggemar nun jauh di Inggris sana, datang menolong. Memberi uang. Menampilkannya dalam sejumlah acara talkshow. Dari uang itulah Tyson mendanai acara teater. Penonton membayar. Mike Tyson adalah contoh bahwa hidup bisa diputar ke sisi yang berseberangan. Dulu hidup dari bertarung di ring, kini hidup dari membanyol. Dulu para penonton ngeri melihat keberingasannya, kini mereka terbahak-bahak. Dua-duanya sama gunanya. Menyambung hidup. Generasi muda kini lebih mengenal Tyson sebagai pemain teater dan film ketimbang sebagai petinju legendaris. Salah satu proyek terbaik yang dihasilkan olehnya adalah “Hang Over”.

“You come home, and you party. But after that, you get hangover. Everything about that is negative..”, Mike Tyson

Alasannya dibalik kebangkrutan Tyson? Selain banyak kasus kriminal yang menggelayutinya, kehidupan Tyson sangat boros dan tanpa perencanaan keuangan sama sekali. Hampir sebagian besar uangnya di habiskan untuk keperluan biaya pemeliharaan harimau, membeli rumah mewah hingga membayar tunjangan perceraian.
Satu-satunya yang PASTI dalam hidup adalah KETIDAKPASTIAN, hidup penuh kekhawatiran dan tekanan finansial, dan kita hidup penuh risiko. Kisah Mike Tyson diatas bisa saja terjadi pada sebagian besar dari kita. Bahkan dari hasil studi yang dilakukan oleh NFCC, sebanyak 61% penduduk AS ternyata tidak memiliki anggaran dalam mengelola keuangannya.
Kehidupan yang kita rasakan saat ini belum tentu akan sama dengan kehidupan kita 20-30 tahun lagi. Kadang kita berpikir hanya dengan menabung di deposito saja sudah cukup untuk membiayai hidup kita ketika kita tidak lagi bekerja.
Sadarkah anda bahwa nilai uang anda selalu turun? Saat ini bisa beli mobil Mercy, mungkin dengan jumlah yang sama di masa depan hanya bisa membeli Avanza. Inflasi adalah musuh utama. Jika anda menabung dengan bunga 4% pertahun, namun harga barang naik 7% pertahun, maka secara tidak sadar anda seperti kehilangan 3% per tahunnya.
Sementara itu berinvestasi juga tidak bisa sembarang untuk dilakukan. Perlu dana yang besar, keahlian, pengalaman, dan waktu yang di dedikasikan khusus untuk itu. Reksadana bisa dijadikan solusi, dimana Pemodal dengan dana dan waktu terbatas dapat berinvestasi pada berbagai instrumen keuangan dengan keuntungan yang optimal dan resiko minimal seperti layaknya Pemodal besar. Berinvestasi di reksadana seperti reksadana AMOBLIGASI JIBOR 1 Year PLUS berbasis pendapatan tetap memliki beberapa keunggulan yaitu Dikelola oleh tenaga profesional (Fund Manager + Analyst), Investasi awal yang relatif rendah (mulai dari Rp 1 juta selanjutnya Rp 500 ribu), Diversifikasi risiko, Bebas biaya investasi, Likuid, dan Dapat dicairkan sewaktu-waktu.

“Never depends on single income. Make investment to Create a second source..”, Warren Buffet

( Source: PT AMCI Manajemen Investasi Indonesia )

Phillip Research Division

Fundamentals : Bank Rakyat Indonesia

(Source: Phillip Morning Market Call Thursday, November 13, 2014)

 
 


PHILLIP MORNING MARKET CALL
"Phillip Research Division"


JOIN WEBINAR KAMI:
Setiap pagi, pukul 08.30 - 08.55

Klik link dibawah untuk registrasi, kemudian masukan Email dan juga Webinar ID sesuai bulan bergabung:


WWW.JOINWEBINAR.COM

Nov 2014: Webinar ID: 139-007-003

Dec 2014: Webinar ID: 146-169-451

"PENDAFTARAN GRATIS, Cukup Mendaftar 1x dalam 1 bulan"

 
© Copyright 2014 Phillip Securities Indonesia. All Rights Reserved.
www.phillip.co.id | customercare@phillip.co.id | Tel: (+62-21) 57 900 900
FacebookTwitterYoutubeDribbleYoutube